Rayo Di Kampuang
Vedio Kiriman Mak Mesrasukma Pekanbaru
Taubat
“Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bertaubat dan
orang-orang yang menyucikan
diri” (QS.2: 222).
Didikan Subuh Gabungan Sekecamatan
Ketek taanjo-anjo lah gadang taubah tido lah tuo jadi parangai. Itulah ungkapan lama yang selalu berlaku sampai sekarang. Mengingat ungkapan itu para pendidik di Kecamatan Ampek Nagari selalu melakukan kegiatan pendidikan keagamaan di Nagari Sitalang ini.
Hari ini Minggu tanggal 19 Mei 2013 Taman Pendidikan AlQuran yang ada di Kecamatan Ampek Nagari mengikuti Didikan Sumbuh Gabungan yang diadakan di Mesjid Abrar Nagari Sitalang.
Para peserta DDS gabungan ini berjumlah lebih kurang 150 anak yang berasal dari TPA Nagari Sitalang, Batukambiang, Sitanang dan Bawan.
Acara seperti ini masih belum rutinitas, acara DDS gabungan diadakan pada moment-moment penting seperti acara Maulid Nabi, Isra’Mikraj.
Kegiatan keagamaan ini telah mulai disemarakan di Nagari Sitalang khususnya dan kecamatan Ampek Nagari Umumnya, ini dapat kita lihat dari acara Didikan Subuh di tiap hari Minggu di Mesjid dan Musalla.
Adapun tujuan acara ini untuk menumbuhkembangkan semangat keagamaan, menanamkan aqidah, melatih anak-anak bangun lebih awal atau subuh sehingga selalu melaksanakan rukun Islam.
Acara ini masih terbatas pada siswa tingkat SD dan SLTP, selanjutkan akan diusahakan untuk peningkatan ilmu keagamaan untuk tingkat sma dan umum.
Acara ini merupakan inisiatif dari kantor KUA Ampek nagari yang dibimbing oleh Ustad Jarnaini dan MUI Nagari Sitalang yang dipegang oleh Syaifudin, dan pelaksanaannya diketuai oleh Martono Imam Sinaro.
Dukungan dari masyarakat Nagari Sitalang sangat antusias sekali, ini nampak dari kehadiran masyarakat di acara terebut.
Namun acara ini tak mungkin sekali itu saja, peningkatan dan kemajuan acara ini ke tingkat lebih baik sangat diharapkan. Masyarakat Sitalanglah yang melanjutkan acara bagus ini, sehingga Agama Islam dapat dijalan dengan sebenar-benarnya di Nagari Sitalang.
Saran dari para perantau dan orang-orang yang peduli dengan pendidikan keagamaan di Nagari Sitalang Sangat diharapkan. Ungkapkan ide, atau pendapat yang dapat dijalan sehingga anak kemenakan kita di masa yang akan datang semangat berpegang teguh pada agama Islam.
Irw/Sitalang
Kreasi Tanaman Dapur Di Taman
KaMPUnGkU
Sepi menyelimuti hati
Membuat rindu kampung halaman
Menikmati udara sejuk pagi hari
Membuat hati tentram dan nyaman
Melihat hijaunya sawah kampung halaman
Membuat hati ingin cepat pulang
Bercanda gurau bersama teman
Mengingatkan masa kecil yang senang
Riang gembira bermain seharian
Disini q merasa kesepian
Tugas yang menumpuk membuat pusing pilkiran
Kemacetan yang menambah
Suara deru kendaraan di kemacetan
Menjadi teman keseharian
Ramainya ibukota
Tak membuat hati senang dan riang
Rindu akan kampung halaman
Namu apa daya tugas dan tanggung jawab
Tak bisa membuat q pulang..
Lupa akan kelelahan
sakti
Wirausahawan
Wirausahawan
Wirausahawan (bahasa Inggris: entrepreneur) adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. [1]
Mitos-mitos tentang wirausahawan katanya wirausahawan adalah pelaku, bukan pemikir. [2] Seringkali mereka adalah orang yang sangat metodis sehingga merencanakan tindakan mereka dengan hati-hati. [2] Mereka dilahirkan, tidak diciptakan. Hari ini, pengakuan EAS Adiscipline membantu untuk menghilangkan mitos ini. [2] Seperti semua disiplin ilmu, wirausahawan memiliki model, proses, dan kasus yang memungkinkan topik untuk dipelajari. [2]
Mereka adalah penemu, misalnya Ray Kroc, bukan ia yang menemukan waralaba makanan, tetapi ide-ide inovatifnya membuat McDonalds terbesar ke seluruh dunia. Mereka adalah orang aneh akademik dan sosial, keyakinan bahwa pengusaha adalah akademisi dan sosialisi yang tidak berhasil akibat dari beberapa pemilik usaha yang memulai perusahaan yang sukses setelah putus sekolah atau berhenti bekerja tapi tidak lagi dipandang demikian, saat ini dipandang sebagai seorang profesional. Orientasi wirausahawan adalah uang, uang adalah sumber daya tetapi tidak pernah menjadi tujuan akhir. Semua membutuhkan keberuntungan, benar bila keberuntungan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat akan selalu menghasilkan keuntungan. Tapi keberuntungan terjadi ketika persiapan bertemu kesempatan. Wirausahawan adalah pengambil risiko yang ekstrem (penjudi), sebaliknya bekerja dengan risiko yang diperhitungkan. [2] Wirausahawan bekerja paling sukses keras lewat perencanaan dan persiapan untuk meminimalkan risiko yang terlibat dalam rangka untuk lebih mengontrol nasib visi mereka.
Antara wirausahawan dengan profesi lainnya:
Kelebihan – kelebihan yang dimiliki, yaitu:
1. Kesempatan untuk mewujudkan cita-cita. 2. Kesempatan untuk menciptakan perubahan. 3. Untuk mencapai potensi penuh Anda. 4. Untuk menuai keuntungan yang mengesankan. 5. Memberikan kontribusi kepada masyarakat dan mendapatkan pengakuan untuk usaha Anda. 6. Dapat melakukan apa yang disukai dan bersenang-senang. Kekurangan yang dimiliki, yakni:
1. Ketidakpastian pendapatan, mendirikan dan menjalankan bisnis tidak memberikan jaminan akan mendapatkan cukup uang untuk bertahan hidup. 2. Risiko kehilangan seluruh investasi, tingkat kegagalan bisnis kecil relatif tinggi. 3. Jam kerja yang panjang dan bekerja keras, dun & Survei bradsheet melakukan survey, 65% dari wirausahawan mencurahkan waktunya 40 jam atau lebih setiap minggunya untuk perusahaan mereka. 4. Kualitas hidup lebih rendah sampai bisnis didirikan. 5. Tanggung jawab kompleks, banyak pengusaha diharuskan untuk membuat keputusan mengenai isu-isu di luar bidang ilmu. 6. Putus asa,sangat membutuhkan dedikasi, disiplin, dan keuletan untuk mengatasinya.
Sikap-sikap yang umum ditemui,yaitu: [3]
1. Keinginan untuk preferensi tanggung jawab atas risiko yang lebih besar, wirausahawan tidak mengambil risiko secara liar melainkan memperhitungkan terlebih dahulu risiko yang akan diambil. 2. Keyakinan akan kemampuan mereka untuk berhasil. Biasanya memiliki kepercayan diri terhadap kemampuan mereka untuk berhasil. 3. Keinginan untuk hasil segera. 4. Tingkat tinggi energi, lebih energik daripada rata-rata orang. 5. Orientasi terhadap masa depan. Berorientasi pada masa depan, wirausahawan kurang peduli dengan apa yang telah mereka lakukan kemarin dibandingkan dengan apa yang akan mereka lakukan besok. 6. Keahlian dalam pengorganisasian, tahu bagaimana menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat. 7. Secara efektif mencipatakan sinergi antara orang dan pekerjaan, sehingga memungkinkan wirausahawan untuk mewujudkan visi mereka menjadi kenyataan. 8. Nilai prestasi atas uang.
Menggali diri
Kunci untuk mengidentifikasi jiwa pengusaha adalah dengan cara melihat karakter seseorang, khususnya pada hal-hal yang menjadi kebiasaan, alami dan dilakukan dengan baik. Setiap dari kita, memiliki susunan karakter tertentu yang menjadikan kita, apa adanya. Kami menggunakan kata Tema Karakter untuk menggambarkan unsur-unsur yang membentuk susunan karakter. Mengetahui Tema Karakter Seseorang adalah permulaan. [4] Tema Karakter adalah inti, seperti pusat bola salju yang mengumpulkan lebih banyak salju ketika menggelinding menuruni bukit. Ia mengumpulkan pengetahuan dan pengalaman dalam prosesnya. Tema Karakter membentuk pengetahuan dan pengalaman dalam satu wilayah yang berhubungan. Bila seseorang dengan kreativitas sebagai tema karakter yang dominan, akan memiliki kemampuan lebih untuk mengatasi situasi yang membutuhkan adaptasi dan perubahan dibandingkan dengan yang memiliki tema karakter dengan kreativitas yang lebih rendah. Pengalaman Hidup dapat mengembangkan dan memperkuat tema karakter, tetapi dapat juga menguranginya. Pendidikan dan latihan juga memberikan bentuk dan ukuran bola salju, pentingnya mengetahui tema karakter kita tidak dapat diremehkan sebaliknya semakin cepat kita mengetahuinya akan lebih baik. [5] Wirausahawan memiliki enam tema karakter utama yang membentuk akronim:
F (Focus) untuk fokus, A (Advantage) untuk keuntungan, C (Creativity) untuk kreativitas, E (Ego) untuk ego, T (Team) untuk tim, S (Social) untuk sosial.
Memulai usaha
Ada empat subkategori menjadi wirausahawan: [4]
1. Penemu, mendefinisikan konsep, unik, baru, penemuan atau metodologi 2. Inovator, menerapkan sebuah teknologi baru atau metodologi untuk memecahkan masalah baru. 3. Marketer, mengidentifikasi kebutuhan di pasar dan memenuhinya dengan produk baru atau produk substitusi yang lebih efisien. 4. Oportunis, pada dasarnya sebuah broker, pialang, yang menyesuaikan antara kebutuhan dengan jasa diberikan dan komisi.
Kemampuan yang Diperlukan
Keterampilan yang dibutuhkan oleh para pengusaha dapat dikelompokkan menjadi tiga area utama: keterampilan teknis seperti menulis, mendengarkan, presentasi lisan, pengorganisasian, pembinaan, bekerja dalam tim, dan teknis tahu-bagaimana(know-how), keterampilan manajemen usaha termasuk hal-hal dalam memulai , mengembangkan, dan mengelola perusahaan. Keterampilan dalam membuat keputusan, pemasaran, manajemen, pembiayaan, akuntansi, produksi, kontrol, dan negosiasi juga sangat penting dalam membangun dan mengembangkan usaha baru. Keterampilan terakhir melibatkan keterampilan kewirausahaan. Beberapa keterampilan ini, membedakan pengusaha dari manajer termasuk disiplin, pengambil risiko, inovatif, teguh, kepemimpinan visioner, dan yang berorientasi perubahan. [6]
Kesalahan umum dan solusi
Berikut adalah sepuluh kesalahan umum yang sering dilakukan oleh wirausahawan, saat awal menjalankan bisnisnya: [7]
1. Kesalahan dalam Mengelola 2. Kurangnya Pengalaman Manajer bisnis kecil perlu memiliki pengalaman jika mereka ingin mengembangkan usahanya. 3. Kontrol Keuangan Kurang Bisnis yang sukses membutuhkan kontrol keuangan yang tepat. 4. Upaya Pemasaran yang Lemah, Membangun konsumen untuk bertambah secara berkesinambungan membutuhkan usaha, pemasaran secara terus-menerus dan kreatif. Slogan, pelanggan secara otomatis akan datang, hampir tidak pernah terjadi. 5. Kegagalan untuk Mengembangkan Rencana Strategis. Gagal dalam merencanakan, berarti gagal untuk bertahan. 6. Pertumbuhan Tidak Terkendali Pertumbuhan adalah hal yang alami, sehat dan diinginkan oleh setiap perusahaan. Namun, harus direncanakan dan dikendalikan. Pakar manajemen Peter Drucker berkata perusahaan-perusahaan baru lebih baik untuk memperkirakan pertumbuhan modal hanya setiap peningkatan penjualan 40 hingga 50 persen. 7. Lokasi Kurang Strategis Memilih lokasi yang tepat adalah sebagian seni dan sebagian ilmu. Seringkali, lokasi bisnis dipilih tanpa penelitian yang benar, investigasi, dan perencanaan. 8. Kontrol Persediaan yang Barang Buruk Pengendalian persediaan barang adalah salah satu tanggung jawab manajerial yang sering terabaikan. 9. Harga Tidak Tepat Menetapkan harga yang tepat sehingga menghasilkan keuntungan yang diperkirakan menuntut pemilik bisnis mengerti berapa biaya untuk membuat, memaasarkan dan mendistribusikan barang dan jasa. 10. Ketidakmampuan dalam Membuat Transisi Entreprenurial Setelah memulai,akan terjadi pertumbuhan, biasanya membutuhkan gaya manajemen yang sangat berbeda. Pertumbuhan mengharuskan wirausahawan untuk mendelegasikan wewenangnya dan tidak menangani – kegiatan operasional sehari-hari – sesuatu yang tidak bisa dilakukan olehnya. Berikut adalah solusi untuk mengatasinya: [8]
1. Mengenal bisnis secara mendalam. 2. Mengembangkan rencana bisnis yang matang. 3. Mengelola keuangan. 4. Memahami laporan keuangan. 5. Belajar mengelola manusia secara efektif. 6. Jaga kondisi Anda.
Penghargaan
Untuk memacu dan mengukur kualitas usahawan kita dapat mengikuti kompetisi wirausaha. Berikut bebebapa contoh kompetisi wirausaha di Indonesia.
Wirausaha Muda Mandiri oleh PT. Bank Mandiri, Tbk [9]
Entrepreneur of the Year oleh Ernst and Young
Adab Bersahabat dengan Internet
Bila internet datang ke desa kita. Internet bisa mengajak kita melihat dunia. Internet juga akan menyampaikan surat kepada teman kita di seberang pulau, bahkan di seberang benua sana.
Begitu kira-kira bunyi salah satu iklan layanan masyarakat yang bisa kita saksikan melalui televisi. Bayangkan, hanya dengan internet kita bisa mengetahui kabar terbaru dari seluruh dunia. Kita juga bisa tahu seperti apa keadaan roket yang sedang diuji coba di luar angkasa.
Dengan sebuah blog, kita bisa menjadi penulis dengan memajang karya
kita. Bahkan, kita bisa bercakap-cakap sambil menatap sahabat pena di Afrika melalui web camera. Hanya dengan duduk di depan layar komputer, kita sudah dapat browsing, chatting, surfing, atau bermain games.
Aturan main Ya, tetapi jangan lupa bersahabat dengan internet ada aturannya. Kalau tidak tahu aturan dan cara bermainnya, bersahabat dengan internet bisa merugikan. Teman-teman tentu pernah mendengar kisah tentang seorang anak Teknologi Informasi 121 yang diculik saat pulang sekolah, lalu orang tuanya harus memberi sejumlah
uang sebagai tebusan. Setelah ditelusuri, ternyata kasus penculikan itu berawal dari kesenangan anak tersebut pada internet yaitu chatting. Tanpa disadari anak tersebut memberikan data-data pribadinya kepada teman chatting yang ternyata seorang penjahat yang menyamar sebagai anak-anak.
Agar kejadian seperti itu tidak menimpa kita, ikuti rambu-rambu berikut.
1. Tidak memberikan informasi pribadi
Di internet, setiap orang bisa menyamar sebagai siapa saja. Bisa saja
teman chatting-mu mengaku berusia 10 tahun, padahal ia orang dewasa
seusia ayah atau ibumu. Itu sebabnya, jangan pernah memberi informasi
pribadi, seperti nomor telepon, alamat rumah, alamat/nomor telepon kantor orang tua, atau nama dan lokasi sekolah tanpa izin orang tua.
2. Tidak pergi sendiri
Ajak orang tua atau orang dewasa lain dalam keluarga untuk menemani
jika kamu ingin bertemu seseorang yang dikenal melalui internet.
3. Jangan malu bertanya
Terutama kepada orang tua atau kakak mengenai internet, seperti cara
melindungi informasi pribadi, cara menggunakan chat romms, news group, atau fasilitas lainnya dalam internet.
4. Tidak membuka sembarang situs
Lupakan keinginan dan rasa penasaranmu untuk membuka sembarang situs,
apalagi situs untuk orang dewasa. Hal itu hanya akan merugikan dirimu sendiri. Beri tahu orang tua jika menemukan informasi yang membuatmu gelisah. Selain itu, segera hapus bila kamu mendapat e-mail yang isinya tak sopan.
5. Teliti dan hati-hati
Pastikan untuk tidak memberikan password-mu kepada siapa pun,
termasuk teman akrab, kecuali kepada orang tua. Jangan lupa menekan
tanda keluar atau sign out atau log out, jika selesai membuka e-mail atau situs lain, terutama di warung internet. Ini untuk menghindari orang lain mengetahui identitasmu dan memasuki situs tertentu dengan menggunakan identitasmu.
6. Awas virus
Sebelum men-download data atau meng-install software ke komputer
rumah, konsultasi dulu dengan orang tua. Cara download atau install software yang kurang hati-hati bisa menyebabkan komputer terserang virus. Kamu nggak mau kan komputermu rusak dan semua arsip penting lenyap karena serangan virus?
7. Buat kesepakatan
Satu ini wajib hukumnya! Buatlah kesepakatan dengan orang tua, apa
saja yang menjadi ketentuan dalam menggunakan internet. Misalnya kapan, di mana, dan berapa lama kamu boleh menggunakan internet. Pastikan juga situs apa saja yang boleh dibuka. Enggak susah, kan? Yang kita perlukan hanya kesadaran untuk berdisiplin dan tanggung jawab kepada diri sendiri, kok. Dengan begitu, internet akan
memberikan manfaat yang luar biasa bagi kehidupan kita.
Dyah Pratitasari
Penulis Lepas
Tinggal di Jakarta
Kompas, 25 Maret 2007.
Perlu Perbaikan
Pagi Senin 20 Agustus 2012 sebuah mobil Terios terpeleset dan terjatuh di kelok nyiak Duraok 100 meter sebelum Pasa Rabaa Sitalang. Kejadian ini diakibatkan kondisi pinggir jalan jalan yang tak pernah diperbaiki, dan dibiarkan bertahun-tahun terbuka sehingga mengundang kecelakaan.
Kejadian ini sudah yang keduakalinya dalam waktu 2 bulan terakhir, yang sebelumnya juga telah terjatuh sebuah mobil L300 milik pedagang Ayam pada tempat yang sama.
Dengan Kejadian ini hendaknya menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah dan unsur yang terkait.
SITALANG POTENSI YANG TERBUANG
Nagari Sitalang adalah suatu Nagari yang terletak di perdalaman Kabupaten Agam, dengan jarak lebih kurang 200 km dari Ibu Kota Propinsi Sumatera Barat Padang. Letak yang jauh dari ibu kota propinsi tidak membuat masyarakat Nagari Sitalang terbelakang, malah sebaliknya keadaan masyarakat Nagari SItalang sangat maju dari segi informasi, karena berbagai sarana informasi telah dimiliki oleh masyarakat Sitalang, seperti VCD, TV dengan parabola, HP, dan tidak sedikit masyarakat sitalang yang selalu online di internet (facebook).
Tak adalah masalah untuk menyampaikan informasi dari Sitalang ke perantauan atau sebaliknya. Tetapi apakah sarana informasi tersebut sudah berfungsi untuk memajukan ilmu pengetahuan masyarakat Nagari Sitalang, hanya sedikit yang bisa menjawab “Ya”.
Orang Sitalang bukanlah yang berdomisili di Nagari Sitalang saja, tetapi juga yang berada di rantau. Anak nagari Sitalang yang berada di rantau, lebih banyak mengetahui hal-hal baru, lebih banyak menimba ilmu yang tinggi, lebih banyak berpengalaman. Sedangkan anak sitalang yang berada di Nagari Sitalang mempunyai beribu keterbatasan yang menimba ilmu dan mempunyai pengalaman yang sedikit. Keterbatasan sarana pendidikan dan didesak oleh kebutuhan yang tinggi sehingga permasalahan ilmu pengetahuan dan teknologi sering terabaikan.
Bukan berarti tidak ada anak Sitalang yang berada di Nagari Sitalang yang tidak berhasil, malah banyak. Namun ironinya, keberhasilan itu hanya suatu sarana untuk mendapatkan pergi merantau ke negeri orang dan tinggallah Sitalang dengan kekosongannya lagi.
Suatu kerinduan di Nagari Sitalang dimana anak Sitalang dapat secara bersama-sama saling bantu mengarahkan anak-anak menuju anak-anak yang berilmu berakhlak, beriman dengan berbagai kegiatan yang dari Rantau dan Sitalang, berpadunya anak rantau dengan anak nagari yang di kampuang.
Sudah waktunya sekarang anak-anak Sitalang yang berada di rantau untuk menoleh melihat ke kampung, memperhatikan keterbelakangan, yang membuat mundurnya Nagari Sitalang (Irw)

















































